Dari ayam, keluar 2 hal yang sangat berbeda, yaitu telur dan kotoran ayam. Seorang peternak, setiap pagi akan mengambil telur-telur ayam dan meninggalkan kotorannya di kandang, hingga membusuk dan menjadi pupuk. Kemudian, peternak akan mengambil pupuk itu untuk tanaman, sehingga keduanya bermanfaat.

Demikian juga dari hidup kita sebagai manusia, “keluar” 2 hal yang sangat berbeda, yakni kebaikan dan keburukan. Seperti peternak di atas, mari kita ambil hanya kebaikannya. Bawa kebaikan itu dalam hidup kita dan pakai untuk membahagiakan diri sendiri dan orang lain. Lupakan keburukannya, biarkan keburukan itu membusuk di tempatnya. Lalu, jadikan keburukan itu sebagai “pupuk” kehidupan.

Apa akibatnya, jika kita “salah ambil” (mengambil keburukan dan menyimpannya)? Dapat dipastikan, kehidupan kita akan hancur (baik kehidupan pribadi, keluarga, maupun masyarakat).

“Ambil telurnya, bukan kotorannya.

Ambil kebaikan dalam hidup (termasuk kebaikan orang-orang terdekat Anda), bukan keburukannya.”

source : andrie wongso