Benar-benar tidak di sangka-sangka, dia datang memberikan surprise. Setelah satu tahun lebih tidak bertemu karena dia kuliah di daerah jember, jawa timur. Ya, Senang yang tak terhingga yang ku rasakan saat bertemu dengannya dan rindu yang hampir tak bisa ditahan lagi akhirnya bisa “terbunuh” meski tuk sementara, dan memberikan stok rindu yang mungkin untuk sampai di tahun depan sampai kita bertemu lagi.

Awalnya, “Aby, umi dah titip barang sama temen umi di tangerang tuk di kasihin ke aby,  nanti aby ketemuan aja sama dia di metropolis tangerang“. tadinya janjian hari sabtu dengan temennya, saat kontak nomor temennya itu, dia bilang gak jadi, namun ternyata tidak, pukul hampir jam 12 siang temennya sms dan bilang “kakak, aku tunggu kog kakak gak dateng-dateng sih”, kaget bukan kepalang dia bilang tidak jadi tapi ternyata jadi, sempet kesel karena nggak enak juga bagaimana pun dia jauh-jauh dari balaraja ke metropolis sendiri dan baru pulang kerja juga. karena merasa nggak enak ya sudah ku putuskan tuk janjian lagi hari minggu nya.

Dan hari minggu pun tiba, sesudah mempersiapkan semua dan memastikan agar ada yang tidak ketinggalan termasuk buku yang akan ku hadiahkan ke dia (namun akhirnya ada juga yang ketinggalan setelah sampai fly over tanggerang). akhirnya pun tiba di metropolis, sesampai nya disana clingak-clinguk kaya orang bingung, dalam hati “mana orang nya?“, di telpon gak diangkat2, diapun sms “maaf kak, aku ke toilet dulu? kakak cari tempat duduknya dulu aja” . beberapa menit duduk dan saat menoleh ke arah kanan ternyata yang datang bukan temannya, tapi dia sendiri! kaget dan shock, ternyata dia pulang ke tangerang nggak ngasih tau, wajahnya yang semakin hitam, badannya yang semakin kurus, dan tidak ketinggalan jilbab besarnya. dia datang!  setelah dia duduk, ku lihat terus wajahnya seraya tidak percaya dan seperti mimpi, dan terus bertanya-tanya “ini bukan mimpi kan?“.